Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, produktivitas karyawan bukanlah sekadar metrik kinerja. Ini mengacu tentang fondasi utama kontinuitas perusahaan.
Perlu dipahami bahwa produktivitas yang tinggi tidak selalu berarti harus menuntut karyawan untuk bekerja lebih lama, melainkan menciptakan sistem kerja lebih cerdas.
Sayangnya, cara meningkatkan produktivitas karyawan pun tidak mudah dan masih menjadi tantangan terbesar bagi manajemen. Sebab, dibutuhkan pendekatan terstruktur.
Namun, dengan metode yang tepat, hal itu bukan tidak mungkin untuk diwujudkan. Artikel ini akan menguraikan apa saja langkah yang bisa dilakukan perusahaan. Mari simak sampai akhir.
Cara Meningkatkan Produktivitas Karyawan
Produktivitas karyawan merupakan metrik untuk mempelajari seberapa banyak pekerjaan yang bisa diselesaikan oleh karyawan. Hal ini diukur dengan melihat output dari suatu tim dan banyaknya waktu yang dibutuhkan untuk menuntaskannya.
Produktivitas karyawan termasuk indikator krusial yang menentukan kesuksesan bisnis. Itulah mengapa harus diperhatikan. Rendahnya produktivitas menunjukkan bahwa karyawan perlu bekerja lebih keras atau justru perusahaan yang perlu mempekerjakan lebih banyak orang.
Untuk meningkatkan produktivitas karyawan, setiap perusahaan biasanya memiliki strategi masing-masing. Berikut ini adalah beberapa cara meningkatkan produktivitas kinerja karyawan yang dapat dilaksanakan.
1. Evaluasi Kerja Rutin
Perusahaan sangat perlu melakukan evaluasi kerja secara rutin untuk mengidentifikasi area mana yang harus diperbaiki atau memberikan apresiasi atas pencapaian baik karyawan.
Pasalnya, ada beberapa karyawan yang terkadang tidak sadar sedang mengalami penurunan produktivitas dan bersikap tidak peduli dengan performa mereka.
Melalui tahap evaluasi ini, perusahaan dan karyawan memperoleh insight terkait kinerja maupun performa selama bekerja sehingga bisa diambil langkah lebih lanjut.
Evaluasi dapat diterapkan melalui penilaian langsung dari atasan, supervisor, maupun umpan balik antarkaryawan supaya mendapatkan sudut pandang dari beragam perspektif.
2. Program Pelatihan dan Pengembangan
Langkah ini bisa dilakukan perusahaan untuk membantu karyawan memaksimalkan kinerja mereka. Saat keterampilan meningkat, karyawan akan termotivasi untuk melaksanakan pekerjaannya dengan lebih baik.
Hal ini pun tentunya bisa membawa banyak dampak positif pada perusahaan nantinya. Kesediaan perusahaan untuk mengadakan program pelatihan dan pengembangan diri mencerminkan komitmennya terhadap tumbuh kembang karyawan.
Dalam hal ini, perusahaan dapat membentuk seminar, workshop internal yang narasumbernya adalah karyawan dari perusahaan berkapabilitas tinggi, atau cross-training untuk menemukan posisi kerja karyawan secara tepat.
3. Program Benefit Karyawan
Cara meningkatkan produktivitas karyawan juga dapat diupayakan melalui program benefit, yaitu memberikan tunjangan. Tujuannya adalah untuk menciptakan rasa nyaman, aman, dan sebagai wujud apresiasi bagi karyawan.
Dengan program ini, karyawan akan merasa dihargai sehingga lebih fokus dan termotivasi dalam bekerja. Bentuk benefit yang bisa diberikan kepada karyawan, mulai dari:
- Tunjangan keluarga.
- Tunjangan kesehatan.
- Tunjangan kesejahteraan.
- Program career path atau kesejahteraan finansial.
- Sistem kerja fleksibel (hybrid atau work from anywhere), dan lain sebagainya.
4. Hindari Micromanagement
Micromanagement adalah gaya kepemimpinan di mana atasan melakukan pengarahan, pengawasan, dan pengendalian secara ketat terhadap karyawan.
Dari perspektif karyawan, ini bukanlah hal yang baik. Justru, menunjukkan bahwa atasan terlalu mengontrol dan terkesan tidak percaya sepenuhnya pada karyawan atas pekerjaannya.
Alih-alih meningkat, produktivitas karyawan berpotensi menurun karena rasa ketidakpercayaan membuat mereka merasa tidak dihargai dan cemas yang berujung pada kehilangan motivasi untuk bekerja dengan optimal.
Oleh karena itu, hindari micromanagement. Sebagai gantinya, atasan bisa menyampaikan harapan, memberikan instruksi, atau menawarkan bantuan ketika mendelegasikan tugas maupun proyek kepada karyawan.
Baca juga: Inilah Alasan Pelayanan Prima Penting bagi Pelanggan, Simak!
5. Ciptakan Ruang Kerja Nyaman
Salah satu aspek yang memengaruhi produktivitas adalah lingkungan kerja. Maka dari itu, penting untuk memastikan karyawan bekerja di lingkungan fisik dan budaya kerja yang nyaman.
Perusahaan bisa mengupayakan untuk mengatur ruang kerja yang bersih, rapi, dan lengkap dengan fasilitas memadai. Selain itu, bangun kebiasaan untuk saling menghargai norma antarkaryawan agar suasana kantor lebih kondusif.
6. Sistem Reward and Punishment
Cara meningkatkan produktivitas karyawan lainnya, yaitu dengan memberikan bonus dan reward melalui sistem/program reward and punishment.
Langkah ini bisa mendorong motivasi karyawan dalam bekerja sehingga memungkinkan mereka meraih prestasi/pencapaian secara maksimal.
Selain itu, menunjukkan bahwa perusahaan menjunjung dan menghargai karyawan yang telah menorehkan keberhasilan membanggakan. Beberapa bentuk reward, di antaranya:
- Cuti atau hari libur tambahan.
- Kupon makanan gratis.
- Liburan gratis (paid vacation).
- Pemberian bonus dan kenaikan gaji.
- Promosi jabatan.
Sementara itu, sistem punishment ditujukan untuk menangani karyawan yang dinilai melakukan pelanggaran atau tidak mematuhi aturan perusahaan
7. Promosikan Kesehatan dan Kesejahteraan
Dalam hal ini, perusahaan perlu memastikan bahwa karyawan mendapatkan ruang kerja dengan sirkulasi udara baik dan benar-benar mengambil istirahat serta makan siang yang cukup.
Bukan tanpa alasan, hal-hal tersebut memainkan peran penting untuk membuat karyawan lebih fokus dan berkonsentrasi dalam bekerja sehingga memengaruhi peningkatan produktivitas.
8. Perlindungan Asuransi
Perlindungan asuransi yang diberikan perusahaan dapat membuat karyawan merasa lebih tenang, aman, mengurangi stres finansial, dan meningkatkan loyalitas. Karyawan yang merasa terlindungi cenderung lebih fokus dan termotivasi untuk bekerja dengan maksimal.
Baca juga: 10 Rekomendasi Aplikasi Kunjungan Penjualan dan Keunggulannya
9. Pembagian Tugas Secara Proporsional
Cara meningkatkan produktivitas karyawan selanjutnya, yakni dengan membagi tugas secara proporsional sesuai keahlian dan kemampuannya.
Ini membantu mereka mengoptimalkan motivasi serta efisiensi kerja. Sebab, ketika karyawan merasa kompeten atau menguasai tugas yang diberikan, mereka cenderung termotivasi untuk berkinerja baik.
10. Manfaatkan Teknologi dengan Optimal
Di era digital modern, perkembangan teknologi semakin pesat. Ada banyak jenis aplikasi bermunculan yang membantu meringankan, mempermudah, dan mempercepat pekerjaan.
Ini menjadi angin segar bagi perusahaan untuk meningkatkan produktivitas karyawan. Dengan memanfaatkan aplikasi tertentu, karyawan bisa berfokus pada pekerjaan bernilai tambah tinggi.
11. Komunikasi yang Efektif
Komunikasi yang efektif dalam bekerja sangat penting demi menghindari kesalahpahaman dan memastikan informasi tersampaikan dengan baik.
Saat komunikasi berjalan lancar, karyawan bisa memahami tugas/proyek yang diberikan sehingga mampu memenuhi harapan/ekspektasi dengan lebih baik.
Itulah beberapa cara meningkatkan produktivitas karyawan. Berdasarkan informasi di atas, dapat diketahui bahwa produktivitas tinggi akan tercapai ketika karyawan merasa dihargai dan memiliki keseimbangan hidup yang sehat.
Salah satu kunci untuk mewujudkan produktivitas karyawan, khususnya tim sales adalah dengan digitalisasi tugas serta informasi berbasis data.
Anda bisa mengandalkan ework yang dapat membantu tugas-tugas administratif tim sales, seperti pencatatan kunjungan dan sales order. Hal ini tentunya akan berdampak pada berbagai informasi bisnis yang merujuk pada data sehingga lebih akurat.
Di samping itu, dapat diandalkan untuk mengambil keputusan bisnis di kemudian hari. ework pun menyediakan dasbor penjualan yang berguna untuk memonitor aktivitas tim sales.
Selain ework, manfaatkan pula penggunaan esuite sebagai DMS untuk streamlining operational task sehingga lebih efisien, akurat, sekaligus real-time. Platform ini mampu mengendalikan persediaan agar bisnis terhindar dari risiko overstock maupun stockout.
Jadi, yuk hubungi kami dan mulai transformasi digital operasional Anda sekarang sebagai solusi komprehensif untuk mendukung produktivitas karyawan bersama eDOT!
Baca juga: Pentingnya Indeks Kepuasan Pelanggan (CSI) dan Strateginya