article image

Inventory Valuation: Definisi, Tujuan, dan Metodenya

30 Jan 2026

Penulis Tim eDOT

Bagi bisnis yang menjual produk atau barang fisik, pengelolaan stok yang matang sangatlah dibutuhkan untuk memastikan bahwa rantai penjualan tetap berjalan dan bisnis tetap meraih keuntungan. 

Untuk mengelola inventaris tersebut, Anda bisa memanfaatkan metode inventory valuation. Metode ini membantu menyeimbankan biaya barang yang terjual dengan nilai inventarisnya. Ingin tahu informasi selengkapnya? Baca artikel ini hingga akhir!

Apa Itu Inventory Valuation?

Inventory valuation adalah metode akuntansi untuk menentukan nilai finansial stok yang belum terjual. Perhitungan ini dapat Anda gunakan saat menyusun laporan keuangan. 

Metode ini berfungsi untuk mengidentifikasi profit yang didapatkan perusahaan serta menjelaskan nilai stok secara finansial. Inventory valuation dapat memengaruhi keuntungan kotor saat periode akuntansi. 

Pemilihan metode inventory valuation juga dapat memengaruhi cara Anda menarik keputusan, khususnya penentuan laba rugi serta harga pokok penjualan. 

Baca juga: Cara Efektif Mengelola Inventory: Panduan Praktis Pemilik Toko

Mengapa Inventory Valuation Penting?

Secara rinci, berikut adalah fungsi inventory valuation bagi bisnis, terlebih dalam menyusun laporan keuangan:

1. Menentukan Aspek-Aspek Keuangan Bisnis

Inventory valuation dapat memengaruhi pemasukan kotor, nilai finansial dari stok, sertai cost of goods sold (COGS) setiap akhir periode. Itulah mengapa metode ini berpengaruh pada keuntungan perusahaan. 

2. Mengoptimalkan Arus Kas

Dengan melihat nilai finansial dari stok, Anda bisa melihat dana yang tersimpan di dalam stok tersebut. Jadi, Anda bisa menjaga arus kas dan mengelola modal yang ada menggunakan sistem pengendalian persediaan yang tepat. 

3. Menentukan Nilai Inventaris

Fungsi utama inventory valuation adalah untuk menentukan nilai inventaris sebuah barang yang belum terjual di periode akhir akuntansi. Nilai ini kemudian dapat dicatat pada laporan keuangan untuk mencerminkan kondisi stok yang tersedia. 

4. Menentukan Harga Pokok Penjualan (HPP)

Inventory valuation juga turut membantu Anda untuk menghitung harga pokok penjualan (HPP). Saat Anda mengetahui nilai finansial dari stok, Anda bisa menentukan margin keuntungan yang akan diambil dan HPP barang. 

5. Membantu Proses Audit

Nilai inventaris yang tepat di laporan keuangan dapat menunjukkan data stok yang akurat sehingga proses audit bisa berjalan dengan lancar. 

6. Membantu Pengelolaan Stok

Metode ini juga dapat membantu Anda dalam mengelola stok secara efektif. Dari proses penghitungan inventory valuation, Anda bisa menentukan kapan harus restock dan memutuskan barang-barang yang harus dikurangi stoknya karena kurang laku. 

7. Membantu Perencanaan Bisnis

Inventory valuation juga dapat menjadi salah satu dasar untuk menyusun proyeksi penjualan, strategi bisnis untuk masa depan, serta penyusunan anggaran. Alhasil, perencanaan bisnis dapat lebih strategi dan realistis karena berbasis data yang akurat. 

Baca juga: Mengenal Inventory Reconciliation dan Cara Melakukannya

Metode Inventory Valuation

Terdapat sejumlah metode inventory valuation yang bisa Anda manfaatkan, di antaranya:

1. First In First Out (FIFO)

FIFO adalah salah satu metode inventory valuation yang paling sering digunakan. Metode ini mengasumsikan bahwa produk yang pertama yang dijual berasal dari produk yang paling pertama dibeli. 

Produk yang pertama masuk umumnya memiliki harga yang lebih murah dibandingkan barang yang baru masuk karena biaya-biaya yang terus naik seiring meningkatnya inflasi. Oleh karena itu, HPP dari metode FIFO umumnya lebih rendah dan pendapatan kotornya lebih tinggi dibandingkan metode inventory valuation lainnya. 

Metode FIFO cocok untuk barang-barang yang masa simpannya terbatas, seperti buah-buahan, roti, obat-obat, barang FMCG, dan lain sebagainya. 

2. Last In First Out (LIFO)

Metode LIFO akan mengeluarkan barang yang paling baru masuk ke gudang, atau kasarnya, Anda akan menjual persediaan yang terakhir dibeli. Keuntungan metode ini adalah dapat meningkatkan COGS serta memberikan pencocokan biaya dan pendapatan yang lebih akurat. 

LIFO cocok untuk negara-negara dengan inflasi tinggi. Meski begitu, metode ini memiliki kekurangan pada sisi laporan, di mana data keuangannya kurang mencerminkan nilai pasar stok saat ini. Industri yang cocok menggunakan LIFO adalah industri otomotif. 

3. Weighted Average Cost (WAC)

WAC menggunakan rata-rata dari semua biaya inventaris. Biasanya, metode ini digunakan untuk barang-barang yang identik. Metode ini dapat menyederhanakan perhitungan biaya inventaris karena Anda tidak perlu melacak biaya pembelian inventaris terpisah saat menghitung kewajiban dan laba pajak. 

Tidak hanya itu, WAC juga mengurangi fluktuasi laba karena periode penjualan dan pembelian. Secara umum, Anda bisa membagi jumlah unit yang siap dijual dengan total biaya pembelian untuk mendapatkan nilai WAC.

Metode ini cocok untuk perusahaan yang harga barangnya cenderung stabil dan pergerakan stoknya tinggi, seperti toko grosir dan retailer. 

Dari ketiga metode di atas, manakah yang bisa dipilih? FIFO umumnya memberikan pendapatan kotor yang lebih tinggi dibandingkan LIFO. Meski begitu, FIFO memberikan pajak yang lebih tinggi dibandingkan LIFO. Terkait hal-hal tersebut, WAC ada di tengah-tengah keduanya. 

Meski begitu, tidak semua negara memperbolehkan penerapan metode LIFO. Saat ini, LIFO dengan legal diberlakukan di Amerika Serikat. 

Kelola Stok secara Efisien dengan esuite!

Dapat disimpulkan bahwa inventory valuation sangatlah penting dalam bisnis, di mana Anda bisa menentukan nilai dari stok yang belum terjual dan mengetahui keuntungan bisnis. Untuk menghitung inventory valuation, dibutuhkan data stok yang akurat sehingga hasilnya pun tepat. 

Terkait hal ini, Anda bisa memanfaatkan esuite dari eDOT! esuite adalah Digital Management System (DMS) yang membantu perusahaan Anda untuk:

  • Memantau performa bisnis melalui dasbor. 
  • Meminimalisasi kesalahan manual.
  • Mengelola stok dengan efisien untuk menghindari kekosongan stok. 
  • Mengintegrasikan bisnis dengan emitra. 
  • Menentukan keputusan berbasis data. 
  • Menghemat waktu dan biaya berkat otomatisasi proses. 
  • Mengatur operasional harian dan kampanye pemasaran. 

Hubungi kami sekarang dan aplikasikan esuite untuk proses manajemen stok yang lebih efisien!

Baca juga: Mengenal Cloud Inventory System dan Manfaatnya bagi Bisnis

logo rounded whatsapp